Pep Guardiola Siapkan Perpisahan Emosional di Etihad Stadium

Pep Guardiola Siapkan Perpisahan Emosional di Etihad Stadium

Pep Guardiola resmi mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini sekaligus menutup perjalanan luar biasa sang pelatih bersama The Citizens setelah 10 tahun penuh kesuksesan dan trofi.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE

LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Selama menangani Manchester City, Guardiola berhasil mengubah klub menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa. Berbagai gelar domestik maupun internasional sukses dipersembahkan, termasuk Premier League dan Liga Champions yang menjadi pencapaian bersejarah bagi klub.

Dalam konferensi pers terakhirnya sebelum laga melawan Aston Villa di Etihad Stadium, Guardiola mengaku ingin memberikan salam perpisahan terbaik kepada para pendukung Manchester City yang selama ini selalu mendukungnya.

Perpisahan Emosional Guardiola di Etihad Stadium

Guardiola menyebut pertandingan terakhirnya di Etihad akan menjadi momen yang sangat emosional. Ia berharap bisa menutup karier kepelatihannya di Manchester City dengan suasana hangat bersama para fans.


🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!

Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.


Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026

Pelatih asal Spanyol itu mengaku ingin menikmati momen terakhir bersama para pendukung yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya selama satu dekade terakhir. Ia bahkan ingin memberikan pelukan langsung kepada para fans sebagai bentuk rasa terima kasih.

Bagi Guardiola, Manchester City bukan sekadar klub tempat bekerja. Ia merasa memiliki hubungan emosional yang kuat dengan seluruh elemen klub, mulai dari pemain, staf, hingga para suporter yang selalu hadir memberikan dukungan penuh.

Baca Juga: Chelsea Dikejar Waktu Jelang Laga Penentuan Kontra Manchester United

Alasan Guardiola Memilih Tinggalkan Manchester City

Pep Guardiola Siapkan Perpisahan Emosional di Etihad Stadium

Guardiola menegaskan bahwa keputusan hengkang bukanlah sesuatu yang mendadak. Ia mengaku sudah lama merasakan bahwa waktunya di Manchester City akan segera berakhir dan klub membutuhkan suasana baru.

Menurutnya, 10 tahun merupakan periode yang sangat panjang bagi seorang pelatih di klub besar. Ia percaya Manchester City membutuhkan energi baru serta ide segar agar tetap bisa bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

Selain itu, Guardiola juga mengungkapkan keinginannya untuk beristirahat dari dunia kepelatihan. Setelah bertahun-tahun hidup dalam tekanan kompetisi elite, ia merasa perlu mengambil jeda untuk menikmati kehidupan yang lebih tenang.

Tetap Jadi Bagian Penting City Football Group

Meski meninggalkan kursi pelatih, Guardiola memastikan dirinya tidak sepenuhnya berpisah dengan Manchester City. Ia tetap akan menjadi bagian dari City Football Group sebagai duta global organisasi tersebut. Dalam peran barunya nanti, Guardiola akan membantu perkembangan sejumlah klub yang berada di bawah naungan CFG seperti New York City FC, Girona FC, dan Yokohama F. Marinos.

Namun ia menegaskan tidak akan ikut campur dalam urusan teknis tim utama Manchester City. Sementara itu, manajemen klub juga mulai mempersiapkan era baru setelah Guardiola. Nama Enzo Maresca disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti sang pelatih di Etihad Stadium.

Kepergian Guardiola tentu menjadi akhir dari salah satu era paling sukses dalam sejarah Manchester City. Namun warisan besar yang ia tinggalkan diyakini akan terus menjadi fondasi kuat bagi masa depan klub dalam beberapa tahun mendatang. Simak dan ikuti terus informasi sepak bola terbaru secara lengkap hanya di footballsocio.com.