Raphinha Ungkap Kekecewaan Setelah Ballon d’Or 2025

Raphinha mengaku kecewa karena tidak berhasil meraih Ballon d’Or 2025, meski tampil cemerlang sepanjang musim bersama Barcelona. Penyerang asal Brasil ini menempati posisi kelima, sebuah hasil yang mengejutkannya. Ia merasa seharusnya bisa berada di peringkat tiga besar.

Raphinha Ungkap Kekecewaan Setelah Ballon d’Or 2025

“Jujur, saya kecewa karena saya berharap setidaknya masuk tiga besar. Kalau saya yang menilai, saya akan menempatkan diri saya di posisi pertama,” ujar Raphinha kepada Sofascore. Ia menyadari bahwa kemenangan di Ballon d’Or bukan perkara mudah, terutama karena performa di Liga Champions menjadi faktor besar penentu pemenang.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Raphinha menambahkan bahwa posisi kelima bukan akhir dari segalanya, tapi tetap membuatnya merasa kurang dihargai. Ia ingin masyarakat memahami bahwa prestasinya selama musim ini, baik di level domestik maupun Eropa, sudah sangat tinggi dan layak mendapat perhatian lebih.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Penampilan Luar Biasa Sepanjang Musim

Meski tidak memenangkan penghargaan, Raphinha tetap bangga dengan performanya sepanjang musim. Ia mencetak 34 gol dan memberikan 25 assist dalam 56 pertandingan di semua kompetisi. Barcelona pun sukses menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa Spanyol, menunjukkan dominasi tim di level domestik.

Di Liga Champions, Raphinha juga tampil impresif dengan 13 gol dan 9 assist dari 14 laga, membantu Barcelona menembus semifinal. Statistik ini menunjukkan konsistensi dan kontribusinya yang besar bagi tim sepanjang musim. Ia percaya bahwa pencapaian ini harusnya diperhitungkan saat menilai pemain terbaik dunia.

Bagi Raphinha, penghargaan individu seharusnya menilai performa keseluruhan, bukan hanya satu kompetisi. “Penghargaan tidak seharusnya hanya menilai dari satu turnamen. Saya pantas berada di peringkat pertama berdasarkan seluruh musim yang saya jalani,” tegasnya.

Baca Juga: Arsenal Siap Tantang Man City Untuk Tino Livramento

Penghargaan untuk Seseorang Lain

Raphinha Ungkap Kekecewaan Setelah Ballon d’Or 2025

Ballon d’Or akhirnya diberikan kepada Ousmane Dembele yang tampil gemilang bersama PSG. Raphinha memahami keputusan tersebut, karena Dembele berhasil membawa PSG meraih treble domestik sekaligus menjuarai Liga Champions. Musim luar biasa itu membuat Dembele sulit disaingi dalam penilaian.

Dembele mencetak 35 gol dari 53 pertandingan untuk PSG, menambahkan trofi Ligue 1 dan Coupe de France ke lemari trofi klub. Walau Raphinha pantas menang secara keseluruhan musim, faktor Liga Champions membuat Dembele lebih menonjol di mata para juri.

Raphinha pun tetap menghormati kemenangan Dembele, meski dalam hatinya ia merasa seharusnya Ballon d’Or bisa jadi miliknya. “Kalau dilihat dari musim secara keseluruhan, saya pantas menang. Tapi karena penilaian lebih menitikberatkan pada satu kompetisi, Dembele memang layak menang,” ujarnya.

Tetap Bangga dan Fokus ke Depan

Meski kecewa, Raphinha tidak membiarkan penghargaan individu menghancurkan semangatnya. Ia tetap bangga dengan musim yang dijalani dan hasil yang telah dicapai bersama tim. Fokusnya kini tetap pada performa di lapangan dan membantu Barcelona meraih kesuksesan lebih banyak lagi.

Ia juga belajar menerima bahwa penghargaan bukan satu-satunya ukuran kesuksesan. Konsistensi, kontribusi untuk tim, dan pencapaian pribadi tetap menjadi hal penting bagi kariernya.

Raphinha menegaskan akan terus bekerja keras, meningkatkan permainan, dan siap bersaing kembali untuk penghargaan di masa depan. Kecewa boleh, tapi semangat untuk menjadi lebih baik tetap menjadi motivasi utamanya. Manfaatkan waktu luan Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballsocio.com.