Giovanni Reyna mengungkapkan kekecewaannya setelah tidak masuk dalam skuad Amerika Serikat (USMNT) untuk dua pertandingan persahabatan pada September 2025. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh FOOTBALL SOCIO.
Gelandang serang berusia 22 tahun tersebut menyatakan pemahamannya atas keputusan pelatih Mauricio Pochettino. Reyna menegaskan bahwa kurangnya waktu bermain di klub lamanya, Borussia Dortmund, dan masa adaptasi yang singkat di klub barunya, Borussia Monchengladbach, menjadi faktor utama di balik keputusan ini.
Reyna menjelaskan bahwa dirinya tidak terkejut dengan keputusan Pochettino, mengingat ia belum mendapatkan menit bermain yang cukup untuk klub musim ini, termasuk dalam pertandingan pramusim. Ia menekankan bahwa kembalinya ke tim nasional hanya mungkin terjadi melalui konsistensi performa dan waktu bermain yang memadai di level klub. Pernyataan ini mencerminkan kedewasaan pemain dalam menyikapi situasi yang dihadapinya.
Keputusan Pochettino juga didukung oleh catatan performa Reyna yang kurang maksimal dalam kompetisi internasional terakhir. Ia hanya tampil sebentar dalam dua pertandingan putaran final Nations League Maret 2025, di mana AS mengalami kekalahan dari Panama dan Kanada. Selain itu, Reyna absen dalam skuad Piala Emas CONCACAF karena fokus pada Piala Dunia Antarklub bersama Dortmund.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dampak Minimnya Waktu Bermain di Level Klub
Kurangnya waktu bermain untuk Borussia Dortmund musim 2024-2025 menjadi faktor krusial yang memengaruhi keputusan Pochettino. Reyna hanya bermain total 614 menit di semua kompetisi, sebagian besar sebagai pemain pengganti. Statistik ini menunjukkan bahwa ia tidak menjadi pilihan utama dalam skuad Dortmund, yang berdampak pada kebugaran dan ritme bermainnya.
Reyna mengakui bahwa kepindahannya ke Borussia Monchengladbach adalah langkah untuk mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain. Ia menegaskan bahwa tujuan utama bergabung dengan Gladbach adalah untuk meningkatkan waktu bermain, yang pada akhirnya akan membantunya kembali ke tim nasional. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan jangka panjang, terutama dalam persiapan menghadapi Piala Dunia 2026.
Rekan setimnya di USMNT dan Gladbach, Joe Scally, menyambut positif kedatangan Reyna. Scally percaya bahwa kreativitas dan pengalaman Reyna di level klub besar akan memperkuat skuad Gladbach. Ia juga menambahkan bahwa Reyna dapat membantu tim mencapai tujuan lolos ke kompetisi Eropa musim depan, yang sejalan dengan ambisi kedua pemain.
Baca Juga: Barcelona Panik! Fermin Lopez Sulit Dihubungi Usai Dikaitkan dengan Chelsea
Tujuan Jangka Panjang, Persiapan Piala Dunia 2026
Keputusan untuk tidak memanggil Reyna adalah bagian dari strategi jangka panjang Pochettino dalam mempersiapkan USMNT untuk Piala Dunia 2026. Pochettino, yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat pada 2024. Ia lebih memilih pemain yang sedang dalam kondisi puncak dan memiliki ritme bermain teratur di level klub.
Reyna menyadari bahwa partisipasinya di Piala Dunia 2026 sangat bergantung pada performanya di level klub. Ia menegaskan bahwa langkahnya ke Gladbach adalah untuk memastikan ia berada dalam kondisi terbaik menjelang turnamen global tersebut. Dengan jadwal persahabatan yang padat, termasuk pertandingan melawan Korea Selatan dan Jepang pada September, serta Ekuador dan Australia pada Oktober, Pochettino ingin memastikan setiap pemain dalam skuadnya siap secara fisik dan mental.
Scally juga menekankan pentingnya konsistensi performa klub untuk mencapai tujuan internasional. Ia meyakini bahwa dengan bermain bersama di level klub, ia dan Reyna dapat membangun chemistry yang baik untuk diterapkan di USMNT. Target lolos ke kompetisi Eropa bersama Gladbach sejalan dengan ambisi untuk tampil prima di Piala Dunia 2026.
Proyeksi Masa Depan Reyna di USMNT
Meski tidak termasuk dalam skuad saat ini, peluang Reyna untuk kembali ke USMNT tetap terbuka. Pochettino dikenal sebagai pelatih yang memberikan kesempatan berdasarkan meritokrasi dan performa terkini. Jika Reyna berhasil mendapatkan waktu bermain yang konsisten dan menunjukkan performa yang baik bersama Gladbach, peluangnya untuk kembali ke tim nasional akan terbuka lebar.
Reyna menyatakan komitmennya untuk bekerja keras dan membuktikan diri di level klub. Ia memahami bahwa hanya dengan menunjukkan performa terbaiklah ia dapat kembali mengenakan jersey USMNT. Kedewasaan sikapnya ini menunjukkan kesiapan mentalnya untuk menghadapi tantangan ke depan.
Dengan jadwal persahabatan yang padat dan persiapan menuju Piala Dunia 2026. Selain itu keputusan Pochettino untuk tidak memanggil Reyna kali ini dapat berubah di masa mendatang. Semuanya tergantung pada bagaimana Reyna memanfaatkan kesempatan yang ada di level klub untuk membuktikan nilai dan kemampuannya kepada pelatih. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik footballsocio.com.