Isu masa depan Mohamed Salah kembali menjadi sorotan di kalangan penggemar Liverpool. Bintang asal Mesir ini dikabarkan berpotensi meninggalkan Anfield pada bursa transfer musim panas mendatang. Spekulasi meningkat meski ia menandatangani kontrak baru pada April tahun lalu, yang memperpanjang masa baktinya hingga musim panas 2027.

Keputusan Salah untuk memperpanjang kontrak sempat menenangkan rumor kepindahannya. Namun, kabar terbaru menunjukkan kemungkinan besar ia bakal hengkang lebih cepat dari perkiraan. Para penggemar mulai bertanya-tanya tentang motivasi sang pemain, apakah karena tantangan baru atau tawaran finansial yang lebih menarik.
Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian di skuat Liverpool. Pelatih dan manajemen klub harus bersiap menghadapi skenario terburuk, termasuk memikirkan strategi pengganti pemain yang sudah menjadi ikon tim.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dua Destinasi yang Menjadi Sorotan
Sejak beberapa tahun terakhir, Salah kerap dikaitkan dengan Liga Pro Arab Saudi. Pada September 2023, Liverpool menolak tawaran mencapai 150 juta pound dari Al Ittihad, menunjukkan betapa berharganya sang pemain bagi klub. Arab Saudi tetap menjadi salah satu opsi utama jika Salah memutuskan hengkang.
Selain Arab Saudi, Amerika Serikat juga muncul sebagai destinasi alternatif. Liga MLS dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Salah, dengan tawaran menggiurkan yang bisa memikat sang penyerang. Liverpool pun diyakini akan mempertimbangkan setiap tawaran yang masuk, mengingat kontraknya masih tersisa hingga musim panas 2027.
BBC Sport menyebut peluang Salah meninggalkan Liverpool pada musim panas ini “makin besar”. Kepindahannya akan bergantung pada klub yang benar-benar serius dan siap memenuhi tuntutan gaji sang pemain. Keputusan ini akan menjadi salah satu momen penting dalam transfer musim panas mendatang.
Baca Juga: Manchester United Catat Laba Tapi Utang Tetap Tinggi
Siapa yang Bisa Menggantikan Salah

Jika Salah benar-benar pergi, Liverpool harus bergerak cepat di pasar transfer untuk menemukan pengganti yang tepat. Sejumlah nama besar sudah dikaitkan dengan Anfield. Winger Bayern Munchen, Michael Olise, dan bintang PSG, Desire Doue, masuk daftar calon suksesor yang potensial.
Namun, mantan striker Liverpool, Emile Heskey, menilai solusi terbaik adalah memilih pemain dengan karakter berbeda. Ia menyarankan The Reds untuk memburu Khvicha Kvaratskhelia dari PSG, yang dinilainya cocok untuk gaya permainan Liverpool. Heskey menekankan bahwa sulit menemukan pengganti yang benar-benar setara dengan kualitas Mo Salah.
“Mo Salah mencetak lebih dari 20 gol setiap musim selama 10 tahun. Sulit menemukan pemain seperti itu. Tetapi Kvaratskhelia punya potensi dan bisa menjadi pilihan utama,” kata Heskey. Pendapat ini menunjukkan pentingnya perencanaan matang bagi Liverpool di bursa transfer mendatang.
Tantangan dan Tekanan bagi Liverpool
Kehilangan Salah akan menjadi pukulan besar bagi Liverpool, baik dari segi performa maupun citra klub. Pemain asal Mesir ini telah menjadi ikon, mencetak gol dan membawa tim meraih kemenangan penting di berbagai kompetisi.
Manajemen Liverpool harus mempertimbangkan strategi jangka panjang. Tidak hanya menggantikan kontribusi gol, tetapi juga menjaga motivasi dan kekompakan tim di tengah tekanan kompetitif Premier League. Di sisi lain, para penggemar tetap berharap Salah bisa bertahan lebih lama.
Namun, peluang kepindahannya ke Arab Saudi atau Amerika Serikat semakin nyata. Liverpool harus siap menghadapi kenyataan dan merancang masa depan tanpa pemain yang sudah menjadi simbol kesuksesan mereka. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballsocio.com.
